Ini Jawaban Kadinkes, Pasca Hearing 8 Tentang Kepala Puskesmas Mundur 

Ini Jawaban Kadinkes, Pasca Hearing 8 Tentang Kepala Puskesmas Mundur 

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Kepala Dinas Kesehatan, drg Helda Surya Munir membantah bahwa mundurnya 8 Kepala Puskesmas di Kota Pekanbaru disebabkan adanya masalah internal antara dirinya dengan Kepala Puskesmas yang mengajukan mundur.

"Kalau masalah hubungan kerja dengan saya selama ini baik-baik saja, walau secara struktur kepemimpinan biasa kalau ada evaluasi," kata Helda.

Helda menilai pengunduran diri delapan kepala Puskesmas ini mendadak, dan dilakukan oleh Kapus yang masih muda-muda dan baru dilantik beberapa waktu lalu. Bahkan, delapan kepala Puskesmas katanya telah mengajukan pengunduran diri lewat Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pekanbaru.

Sebelumnya diberitakan, adapun Kepala Puskesmas yang mengajukan pengunduran diri Kepala Puskesmas Umban Sari, Sail, Rejosari, Limapuluh, Langsat, Sidomulyo Rawat Jalan, Simpang Baru dan Garuda.

Saat disinggung mengenai masalah persoalan BPJS Kesehatan yang rancu di tingkat Puskesmas. Ada badan pengelolaan keuangan puskesmas yang mau diswastakan. Selain itu masalah ambulan yang diterima puskesmas kondisinya bekas tapi ditandatanganinya baru?

drg Helda tidak mau berkomentar apa - apa lagi. "Maaf ya, saya lagi membuka acara di Rumah Sakit Petala Bumi. Kalau persoalan itu tanyakan saja ke Sekretaris Daerah Kota. Sekali lagi maaf ya," sebutnya kepada riausky.com (17/02) 

Sementara itu, Kepala Puskesmas Sail Drg Anita saat dikonfirmasi mengatakan dalam surat pengajuan pengunduran dirinya menjadi Kepala Puskesmas tak ada alasan dan masalah personal dengan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Drg Helda Surya Munir.

"Alasan mundurnya saya, ya seperti yang disampaikan di media yakni fokus menjadi dokter biasa saja," kata Anita.

Ia juga berharap pasca surat pengajuan dirinya diizinkan, maka pihaknya bisa segera mungkin menjadi tenaga fungsional di Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru. "Itu salah satu harapan saya. Intinya dalam pengajuan surat itu tak ada masalah internal dengan Kadis," jelasnya.

Disinggung adanya isu yang menyebutkan bahwa mundurnya 8 Kepala Puskesmas disebabkan karena adanya ketidakcocokan dengan Kepala Dinas Kesehatan, Anita langsung membantah.

"Kalau itu tak benarlah, enggak ada itu masalah dengan Kadiskes. Kami kerja sesuai dengan amanah dan tugas dari Kadiskes, dan menjalankan kerja secara professional," terangnya. (R05)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional